Tampilkan postingan dengan label Petuah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Petuah. Tampilkan semua postingan
Kamis, 11 November 2010 | By: Togetherness

Tentang Obama

NENEK, KAKEK DAN KELUARGA BESAR BARACK OBAMA


-

KENYA OBAMA

-

Barack Obama sedang berjalan bersama neneknya (wanita Kenya, ibu dari ayah Obama) bernama Sarah Hussein Onyango Obama di halaman rumah almarhum bapaknya yang bernama Barack Hussein Obama di desa Nyongoma Kogelo, Kenya, saat berkunjung di sana pada tanggal 26 Agustus 2006. Obama dielu-elukan dan diperlakukan sebagai pahlawan selama bertemu dengan sanak keluarga dari bapaknya. Sampai saat ini sang nenek masih hidup dalam usia 86 tahun dan ketika Obama berkampanye sebagai capres AS, sang nenek berharap-harap cemas agar cucunya ini berhasil memenangkan pemilu di AS menjadi Presiden, seorang presiden AS berkulit hitam pertama kali dalam sejarah Amerika jika terpilih sebagai presiden AS yang ke 44.

-

-

obama-2 Obama berpose bersama neneknya, Sarah, ketika pertama kali mengunjungi Afrika tahun 1987.

-

-

obama-3 Obama foto bersama keluarga bapaknya. Bawah (dari kiri ke kanan): Adik tiri perempuan (Auma), ibu tiri (Kezia Obama), nenek (Sarah) dan di sebelahnya tidak dikenal. Atas (dari kiri kekanan): Tak dikenal, Barack Obama, saudara tiri (Abongo Roy Obama) dan ketiga saudara disebelah kanan tidak dikenal.

-

Ayah Barack Obama beristri 4. Isteri ke 1 adalah wanita Afrika bernama Kezia Obama, isteri ke 2 adalah ibu kandung Obama, wanita kulit putih AS bernama Ann Dunham, isteri ke 3 adalah wanita kulit putih bernama Ruth, dan isteri ke 4 adalah wanita Afrika yang melahirkan anak 1 (anak ke 8 dari ayah Obama). Ayah Obama memiliki 8 anak dari 4 isteri.

-

-

obama-41 Rumah kediaman keluarga almarhum ayah Obama di Kogelo, Kenya.

-

-

obama-51 Obama mendapat pelukan dari nenek kandungnya (pihak ibu) bernama Madelyn Dunham (Madelyn Payne), yang didampingi kakeknya bernama Stanley Armour Dunhan (telah almarhum, 1818-1992, 74 tahun), ketika wisuda SMA (High School) di Hawaii tahun 1979.

-

Kakek dan neneknya ini ikut membesarkan Obama di Hawaii, saat ibunya masih berada di Jakarta bersama suami pria Indonesia (Lolo Soetoro) setelah bercerai dengan ayah Obama. Diberitakan bahwa nenek Obama, Madelyn, barusan meninggal dunia karena penyakit kanker pada tanggal 3 Nopember 2008 di Hawaii dalam usia 86 tahun (1922-2008).

-

-

obama-6 Obama berpose bersama kakek dan neneknya, Stanley dan Madelyn, di Columbia University, New York, saat sang kakek dan nenek mengunjunginya ke sana.

-

-

obama-7

Obama bermain ditepi pantai bersama kakeknya, Stanley Armour Dunham.

-

-

obama-8 Dari kiri kekanan : Kakek Obama (Stanley), ibu kandung Obama (Ann Dunham), adik tiri perempuan Obama (Maya Soetoro) dan Obama berfoto bersama pada awal tahun 1970 an.

-

-

obama-9 Ayah kandung Obama, Barack Hussein Obama (lahir di Kenya tahun 1936, meninggal di Nairobi karena kecelakaan mobil tahun 1982), berpose di bandara (airport) Honolulu bersama ibu kandung Obama, Ann Dunham (kelahiran Kansas tahun 1942, meninggal tahun 1995 karena sakit kanker), ketika ayahnya mengunjungi Obama dan ibunya di Hawaii. Saat itu Obama berumur 5 tahun.

-

Semula kedua orang tua Obama tinggal di Hawaii sampai Obama berusia 2 tahun, namun setelah itu Obama dan ibunya ditinggal pergi ayahnya belajar ke Harvard dan kemudian kembali ke Kenya tanpa keluarganya. Ayah dan ibu Obama bertemu pertama kali pada tahun 1959 di University of Hawaii. Kemudian mereka menikah tahun 1960. Tahun 1963 mereka bercerai ketika Obama berumur 2 tahun.

-

-

obama-10 Barack Obama (ketika itu berusia 5 tahun) berpose bersama ayahnya di bandara Honolulu, ketika sang ayah mengunjungi ibunya dan Obama di Hawaii.

-

-

obama-11 Ayah Obama, Barack Hussein Obama.

-

-

obama-12 Obama berfoto bersama ibu kandungnya, Ann Dunham, di Hawaii, setelah tak berapa lama ibunya ditinggal cerai ayahnya dengan alasan belajar di Harvard University.

-

-

obama-13 Obama cilik sedang bemain di pantai Waikiki sebelum ibunya menikah lagi dengan suami kedua, pria Indonesia. Di belakangnya tampak bangunan warna pink, hotel yang terkenal di Waikiki, hotel The Royal Hawaiian.

-

-

obama-14 Obama cilik sedang bersepeda roda tiga di Hawaii.

-

-

obama-15 Obama cilik sedang memegang pemukul baseball.

-

-

obama-16 Obama berfoto bersama keluarganya di kediaman mereka di Jakarta. Dari kiri ke kanan : Ayah tiri (Lolo Soetoro), ibu kandung (Ann Dunham), adik tiri (Maya Soetoro) dan Barack Obama. Setelah ibu Obama bercerai dengan ayah Obama, kemudian ibunya (Ann Dunham) menikah lagi dengan seorang manager suatu perusahaan minyak berkebangsaan Indonesia bernama Lolo Soetoro yang pada saat itu sedang tugas belajar di University of Hawaii.

-

Tahun 1967 Lolo Soetoro balik ke Indonesia bersama Ann Dunham dan Obama, dan bermukim di Jakarta di mana adik tirinya (Maya Soetoro) dilahirkan dari pasangan Lolo Soetoro dan Ann Dunham. Empat (4) tahun kemudian, ibunya mengirim balik Obama ke Hawai (tahun 1971) untuk dibesarkan oleh kakek neneknya, orang tua Ann Dunham. Kini Lolo Soetoro dan Ann Dunham (ibu kandung Obama) sudah tiada (almarhum).

-

-

obama-17 Obama bersekolah di SD tahun dari 1967–1970 an di Jakarta, SD (Percobaan) 4, jalan Besuki, Menteng Jakarta (lihat foto) dan SD Katolik Asisi. Kemudian pindah ke SD di Honolulu, Hawaii.

-

-

obama-18 Obama memeluk adik tirinya, Maya Soetoro, saat Obama wisuda SMA (High School) di Hawaii tahun 1979.

-

-

obama-19 Maya Soetoro-Ng (37), adik tiri Obama, guru SMA di Honolulu (Hawai), sedang berkampanye mendukung abangnya, capres AS Barack Obama.

-

-

obama-20 Adik tiri perempuan Obama, Maya Soetoro bersama suaminya, Konrad Ng, dan anak perempuannya, Suhaila.

-

-

obama-21 Obama (paling belakang ke 3 dari kiri), sedang berpose bersama teman-teman seangkatannya (kelas 5), di Sekolah Dasar (Elementary School) Punahou School, sekolah swasta yang terkenal dan berprestasi di Honolulu.

-

-

obama-22 Obama (baris depan jongkok, ke 4 dari kanan) foto bersama teman-teman seangkatan kelas 9 sekolah dasar, di luar gedung sekolah Punahou School, Honolulu, Hawaii, tahun 1976.

-

-

obama-23 Obama (baris tengah, kedua dari kiri) bersama team yunior bola basket Punahou School, Honolulu. Ketika Obama meningkat ke team senior, teamnya pernah menjuarai bola basket tingkat “negara bagian” (state).

-

-

obama-24 Obama, ketika sebagai mahasiswa jurusan hukum di Harvard Law School. Dia adalah orang berkulit hitam pertama yang menjabat sebagai presiden “Harvard Law Review”.

-

-

obama-25 Obama berada di New York City tahun 1980 sebagai mahasiswa di Columbia University. Obama menerima gelar BA di bidang ilmu politik (political science) dari Columbia University pada tahun 1983.

-

-

obama-26 Obama bersama isterinya, Michele Robinson, teman sesama lulusan Harvard Law School, berpose di hari pernikahan mereka tanggal 18 Oktober, 1992, di Chicago, Illionis.

-

-

obama-27obama-28

Senator Illiois, Barack Obama bersama isterinya Michel Obama dan ke 2 anaknya Malia (tertua) dan Sasha di masa kampanye Obama sebagai Capres AS, tahun 2008.

-

Sumber:

http://blog.syracuse.com/metrovoices/2008/02/sen_obamas_kenyan_grandma_shun.html , http://www.amny.com/news/local/multimedia/070323obama-early-photogallery,0,1859602.photogallery?index=3 , http://www.kansasprairie.net/kansasprairieblog/?p=7491 dan sumber lainya.

—————————————————————————

-

-

OBAMA TERPILIH SEBAGAI PRESIDEN AMERIKA SERIKAT KE 44

-

presiden-1

presiden-2

Presiden terpilih Barack Obama (partai Demokrat) dan isterinya, Michille, dan wakil presiden terpilih Joe Biden dan isterinya, Jill, merayakan kemenangan mereka atas saingannya, capres dan wapres dari partai Republik (MacCain dan Palin), di Chicago, 4 November 2008 (waktu AS). Obama (47 tahun) terpilih sebagai Presiden AS ke 44.

-

presiden-3

presiden-4

Ribuan pendukung (suporter) Obama memenuhi jalan dan menaiki patung di luar gedung Philadelphia City Hall di Philadelphia merayakan terpilihnya Obama sebagai presiden AS ke 44.

-

-

presiden-5

presiden-7

presiden-6

Ekspresi wajah-wajah warga Amerika Serikat yang menyambut kemenangan Obama atas MacCain.

-

-

presiden-8

Rakyat Kenya merayakan terpilihnya Obama sebagai presiden AS.

-

-

presiden-9

Sarah, nenek Obama (tengah) tertawa puas ketika mengadakan konprensi pers (setelah kemenangan Obama) di tempat kediaman famili Obama di desa Kogelo, Kenya, 5 November 2008.

-

presiden-101

Malik, saudara tiri Obama dijunjung ramai-ramai oleh teman-teman dan sanak keluarganya ketika mereka merayakan terpilihnya Obama sebagai presiden AS, di tempat kediaman famili Obama di desa Kogelo, Kenya. Mereka bergembira ria sambil menyanyikan “Kami akan ke White House !”

-

-

presiden-113

presiden-121presiden-131

Para pendukung Obama yang ada di Indonesia merayakan kemenangan di Cellagio, Kuningan, Jakarta (foto.detik.com)

Minggu, 06 Juni 2010 | By: Togetherness

Narkoba Mempengaruhi Kerja Otak

Salah satu akibat narkotika adalah mempengaruhi kerja otak. Pemakaian narkoba sangat mempengaruhi kerja otak yang berfungsi sebagai pusat kendali tubuh dan mempengaruhi seluruh fungsi tubuh. Karena bekerja pada otak, narkoba mengubah suasana perasaan, cara berpikir, kesadaran dan perilaku pemakainya. Itulah sebabnya narkoba disebut zat psikoaktif.

Menurut Laurensius Daniel Agen, SKM, Dosen Akper Darma Insan Pontianak, ada beberapa macam pengaruh narkoba pada kerja otak. Ada yang menghambat kerja otak, disebut depresansia, sehingga kesadaran menurun dan timbul kantuk. Contoh golongan ini adalah opioida yang di masyarakat awan dikenal dengan candu, morfin, heroin dan petidin. Kemudian obat penenang atau obat tidur (sedativa dan hipnotika) seperti pil BK, Lexo, Rohyp, MG dan sebagainya, serta alkohol.

Namun ada pula narkoba yang memacu kerja otak, disebut stimulansia, sehingga timbul rasa segar dan semangat, percaya diri meningkat, hubungan dengan orang lain menjadi akrab. Akan tetapi menyebabkan tidak bisa tidur, gelisah, jantung berdebar lebih cepat dan tekanan darah meningkat. Contohnya adalah amfetamin, ekstasi, shabu, kokain, dan nikotin yang terdapat dalam tembakau. Ada pula narkoba yang menyebabkan khayal, disebut halusinogenika. Contoh LSD. Ganja menimbulkan berbagai pengaruh, seperti berubahnya persepsi waktu dan ruang, serta meningkatnya daya khayal, sehingga ganja dapat digolongkan sebagai halusinogenika.

Agen mengatakan, dalam sel otak terdapat bermacam-macam zat kimia yang disebut neurotransmitter. Zat kimia ini bekerja pada sambungan sel saraf yang satu dengan sel saraf lainnya (sinaps). Beberapa di antara neurotransmitter itu mirip dengan beberapa jenis narkoba. Semua zat psikoaktif (narkotika, psikotropika dan bahan adiktif lain) dapat mengubah perilaku, perasaan dan pikiran seseorang melalui pengaruhnya terhadap salah satu atau beberapa neurotransmitter. Neurotransmitter yang paling berperan dalam terjadinya ketergantungan adalah dopamin.

Bagian otak yang bertanggung jawab atas kehidupan perasaan adalah sistem limbus. Hipotalamus adalah bagian dari sistem limbus, sebagai pusat kenikmatan. Jika narkoba masuk ke dalam tubuh, dengan cara ditelan, dihirup, atau disuntikkan, maka narkoba mengubah susunan biokimiawi neurotransmitter pada sistem limbus. Karena ada asupan narkoba dari luar, produksi dalam tubuh terhenti atau terganggu, sehingga ia akan selalu membutuhkan narkoba dari luar.

“Yang terjadi pada ketergantungan adalah semacam pembelajaran sel-sel otak pada pusat kenikmatan. Jika mengonsumsi narkoba, otak membaca tanggapan orang itu. Jika merasa nyaman, otak mengeluarkan neurotransmitter dopamin dan akan memberikan kesan menyenangkan. Jika memakai narkoba lagi, orang kembali merasa nikmat seolah-olah kebutuhan batinnya terpuaskan. Otak akan merekamnya sebagai sesuatu yang harus dicari sebagai prioritas sebab menyenangkan. Akibatnya, otak membuat program salah, seolah-olah orang itu memerlukannya sebagai kebutuhan pokok. Terjadi kecanduan atau ketergantungan,” kata dia.

Pada ketergantungan, orang harus senantiasa memakai narkoba, jika tidak, timbul gejala putus zat, jika pemakaiannya dihentikan atau jumlahnya dikurangi. Gejalanya bergantung jenis narkoba yang digunakan. Gejala putus opioida (heroin) mirip orang sakit flu berat, yaitu hidung berair, keluar air mata, bulu badan berdiri, nyeri otot, mual, muntah, diare, dan sulit tidur.

Narkoba juga mengganggu fungsi organ-organ tubuh lain, seperti jantung, paru-paru, hati dan sistem reproduksi, sehingga dapat timbul berbagai penyakit. Contoh: opioida menyebabkan sembelit, gangguan menstruasi, dan impotensi. Jika memakai jarum suntik bergantian berisiko tertular virus hepatitis B/C (penyakit radang hati). Juga berisiko tertular HIV/AIDS yang menurunkan kekebalan tubuh, sehingga mudah terserang infeksi, dan dapat menyebabkan kematian. Ganja menyebabkan hilangnya minat, daya ingat terganggu, gangguan jiwa, bingung, depresi, serta menurunnya kesuburan. Sedangkan kokain dapat menyebabkan tulang sekat hidung menipis atau berlubang, hilangnya memori, gangguan jiwa, kerja jantung meningkat, dan serangan jantung.

Jadi, perasaan nikmat, rasa nyaman, tenang atau rasa gembira yang dicari mula-mula oleh pemakai narkoba, harus dibayar sangat mahal oleh dampak buruknya. Seperti ketergantungan, kerusakan berbagai organ tubuh, berbagai macam penyakit, rusaknya hubungan dengan keluarga dan teman-teman, rongrongan bahkan kebangkrutan keuangan, rusaknya kehidupan moral, putus sekolah, pengangguran, serta hancurnya masa depan dirinya.

Akibat lain menurut dia adalah terancam disfungsi seksual. Dalam hal ini narkoba mengakibatkan kecanduan yang sulit diatasi karena adanya withdrawal syndrome yang dikenal sebagai “sakauw”. Belakangan ini penyalahgunaannya semakin luas di kalangan masyarakat, baik muda maupun tua. Banyak alasan dikemukakan. Dari sebagai gaya hidup, dibujuk orang lain agar tergantung dan penjadi kemudian pelanggan tetap, sebagai pelarian dari masalah, dan belakangan popular anggapan narkoba bisa meningkatkan fungsi seksual. Anggapan itu tidak terbukti, sebaliknya dapat merusak fungsi seksual dan organ tubuh yang lain.

Ada beberapa golongan Narkoba; narkotika (opiat, candu), halusinogenik (ganja atau mariyuana), stimulan (ecstasy, shabu-shabu), depresan (obat penenang). Masing-masing memiliki efek sendiri-sendiri terhadap penggunanya.

Opiat yang menghasilkan heroin atau putauw membuat perasaan pengguna seperti melayang, enak atau senang luar biasa (euforia). Ganja atau mariyuana (kelompok halusinogenik) akibatkan timbulnya halusinasi, sebagai pengguna tampak senang berkhayal. 40 – 60% pengguna melaporkan efek samping yang tidak menyenangkan seperti muntah, sakit kepala, tremor, otot terasa lemah, bingung, cemas, ingin bunuh diri dan lain-lain. Sementara zat stimulant (ecstasy, shabu-shabu), zat terkandung di dalamnya merangsang susunan syaraf pusat dan menimbulkan rangsangan fisik dan psikis. Pengguna ecstasy bersemangat tinggi, selalu gembira, ingin bergerak terus, sampai tak ingin tidur dan makan.

Penyalahgunaan narkoba mengakibatkan gangguan fisik dan psikis. Semua tergantung jenis narkoba yang dipakai, cara penggunaan dan lamanya penggunaan. Gangguan itu yang terjadi antara lain; kerusakan otak, gangguan hati, ginjal, lambung, paru/pernafasan, jantung dan pembuluh darah, penularan HIV/AIDS melalui jarum suntik yang dipakai bergantian, kelumpuhan otot, gangguan neurologis, kehamilan, kelainan hormon, dan kanker.

Sementara gangguan psikisnya adalah; sikap yang apatis, euforia, emosi labil, depresi, kecurigaan yang tanpa dasar, kehilangan kontrol perilaku sampai mengalami sakit jiwa. Akibat fisik dan psikis adalah kurang bisa berhubungan sosial dengan orang lain, merugikan orang lain, contoh: perkelahian, kecelakaan lalu lintas.

Narkoba, kata Agen, juga mengganggu fungsi seksual reproduksi. Heroin, walaupun menimbulkan euforia, tetapi berpengaruh buruk bagi fungsi seksual. Pada pria bisa menurunkan kadar hormon testosteron, menurunnya dorongan seks, disfungsi ereksi dan hambatan ejakulasi. Pada wanita menurunnya dorongan seksual, kegagalan orgasme, terhambatnya menstruasi, gangguan kesuburan, mengecilnya payudara dan keluarnya cairan dari payudara.

Sedangkan Mariyuana selain menimbukan halusinasi berakibat buruk pula bagi fungsi seksual.Pada pria, bisa membuat ukuran testis atau buah pelir mengecil. Menurunnya kadar hormon testosteron, pembesaran payudara pria, dorongan seksual menurun, disfungsi ereksi, gangguan pada sperma. Sementara pada wanita bias mengakibatkan gangguan pada sel telur, hambatan menjadi hamil/ terhambatnya proses kelahiran, dorongan seksual menurun.

Ecstasy sendiri sifat stimulannya membuat pengguna terus bersemangat tinggi, gembira, ingin gerak terus. Meskipun menimbulkan pengaruh merangsang, tetapi tidak timbulkan efek positif bagi fungsi seksual. Ecstasy meningkatkan pelepasan neurotransmitter dopamin di dalam otak, yang kemudian merangsang perilaku seksual dan bisa mengakibatkan hilangnya kemampuan untuk mengontrol perilaku seksual. Pengguna jadi berani melakukan hubungan seks tanpa pikirkan resiko yang mungkin terjadi.

Sementara Depresan atau obat penenang dapat pula berakibat buruk terhadap fungsi seksual. Penggunaan barbiturat menyebabkan gangguan metabolisme testosteron dan estrogen. Pada pria bisa menurunkan dorongan seksual dan disfungsi ereksi. Pada wanita mengakibarkan gangguan menstruasi, dorongan seksual menurun dan sukar mencapai orgasme.

Oleh sebab itu lah, Agen mengingatkan agar generasi muda menjauhi narkoba. Jangan sekali pun mencoba jika tak ingin terjerumus lebih dalam. ”Banyak hal positif yang bisa kita buat. Narkoba akan membunuh penggunanya pelan-pelan,” tegas dia.

Sukses Satu Cara, Gagal Satu Alasan

image

Dalam setiap episode kehidupan yang kita jalani, pastilah ada masa di mana kita menghadapi berbagai halangan dan rintangan, Besar maupun kecil, ringan maupun berat. Hal tersebut sebenarnya adalah hal yang sangat lumrah terjadi, bahkan dalam setiap perjuangan yang kita lalui, pada saat kita sedang berencana untuk mewujudkan semua impian, jalan terjal pastilah kita lewati.

Tak ada satupun hal semudah kita kira, bahkan meskipun semua sudah kita rencanakan dengan sangat sempurna. Hambatan, kesulitan, gangguan, kekeliruan, ketidakberhasilan, bahkan tak sedikit yang berujung pada kegagalan, mau tidak mau harus kita terima.

Lantas harus bagaimanakah kita bersikap dalam menghadapi semua hal tersebut? Hanya ada dua pilihan yang bisa kita ambil, Dua pilihan yang akan menghasilkan dua hal yang bisa terjadi sangat bertolak belakang.

"Orang Sukses Selalu Kelebihan Satu Cara , Orang Gagal Selalu Kelebihan Satu Alasan"

Berpikir menjadi Orang Sukses

Orang seperti ini akan selalu memiliki kelebihan satu cara dalam setiap rintangan yang menghadang,"Orang Sukses Selalu Kelebihan Satu Cara".

Berpikir menjadi Orang Gagal

Orang seperti ini akan selalu memiliki kelebihan satu alasan dalam setiap tantangan yang menerjang,"Orang Gagal Selalu Kelebihan Satu Alasan".

Kedua sikap tersebut mempunyai dampak yang sangat berbeda Sebab, meski mungkin problematika yang di hadapi sama,tetapi penyikapan yang di pilih akan membawa perbedaan dalam bersikap dan bertindak. Perbedaan ini akan terlihat dari sikap mental dalam menghadapi setiap masalah. Bagi yang bermental sebagai pemenang pastilah akan jauh lebih siap dari pada mereka yang bermental miskin.

Mereka yang bermental miskin atau yang berjiwa the looser akan selalu mempunyai dalih dan seribu satu alasan mengapa ia gagal dalam mewujudkan impian. Parahnya dalih itu bisa datang silih berganti seolah tiada habisnya. Satu masalah selalu di sikapi dengan satu atau bahkan lebih alasan tanpa ada solusi yang di tawarkan.

Satu problem yang muncul akan di jawab dengan seribu satu alasan yang hanya akan membawa diri pada problem lain yang seolah takkan terselesaikan. Seorang bermental miskin dan berjiwa kerdil akan selalu menemukan alasan mengapa dirinya bisa gagal. Dan parahnya hampir semua dalih yang di kemukakan bahkan dengan alasan yang masuk akal menunjuk pada pihak atau kondisi di luar dirinya. Inilah mental pecundang! Jelas mental seperti ini adalah mental yang akan mengantar seseorang terjerumus ke jurang kegagalan lebih dalam.

Sebaliknya,orang yang berjiwa pemenang dan bermental kaya, saat menghadapi rintangan, halangan bahkan kegagalan, mereka akan melihat kedalam diri terlebih dahulu. Mereka selalu mengutamakan instrospeksi dan evaluasi diri dengan mencari penyebab dari dalam diri.

Seseorang yang berjiwa the winner akan menilai segala sesuatu dengan selalu mencari kekurangan dan kesalahan dari sumber penyebab apa yang terjadi. Mereka akan dengan senang hati akan selalu berusaha mencari dan kemudian memperbaiki penyebab tumbuhnya masalah dan kegagalan.

Dengan begitu,mereka selalu muncul dengan solusi-solusi terbaik untuk mengatasi semua halangan dan rintangan. Hebatnya orang berjiwa pemenang ini seolah-olah bisa mengatasi semua masalah yang di hadapi,bahkan dalam kondisi apapun. Sebab,mereka selalu muncul dengan semangat mencari solusi.

Inilah yang membuat orang sukses akan semakin sukses karena ia selalu mempunyai kelebihan satu atau bahkan lebih cara untuk mencapai sukses sebenarnya. Kedua hal tersebut sejalan dengan pepatah barat yang berbunyi,

"The Winner sees answer for every problem,The looser sees problem is every answer"

seorang pemenang selalu melihat jawaban di setiap masalah. Sedangkan seorang pecundang selalu melihat masalah di setiap jawaban.Tentu, ini adalah sebuah pilihan sikap yang menentukasn akan menjadi bagaimana kita nanti.

Jika yang kita biasakan adalah memiliki satu alasan di setiaprintangan,pastilah kita akan semakin tenggelam dalam kesulitanan.Sebaliknya,jika kita selalu memiliki satu cara untuk mencari solusi di setiap halangan pastilah kita akan muncul sebagai seorang pemenang.

Bagi saya sendiri melalui proses perjuangan yang saya alami,semua itu mengantarkan pada pengertian bahwa sukses sejati sebenarnya adalah akumulasi dari kegagalan-kegagalan yang mampu kita atasi. Setiap halangan, rintangan, ujian dan cobaan berupa kesulitan dan kegagalan sebenarnya merupakan sarana terbaik dalam melatih dan mematangkan mental kita untuk menjadi pemenang sesungguhnya.

Maka, mari kita pastikan bahwa diri kita menjadi insan yang selalu kelebihan satu cara bukan kelebihan satu alasan.

Oleh:Andrie Wongso

Kata-Kata Bijak Filosof Yunani

Phytagoras

Pythagoras

Pythagoras

• Phytagoras berkata,”jika engkau ingin hidup senang ,mka hendaklah engkau rela di anggap sebgai tidak berakal atau di anggap orang bodoh”.

• Pukulan dari sahabatmu lebih baik dari pada ciuman dari musuhmu.

• Phytagoras berkata,”jangan sekali-kali percaya paada kasih saying yang datang tiba-tiba,karena dia akan meninggalkanmu dengan tiba-tiba pula”.

• Jangan membanggakan apa yang kamu lakukan hari ini, sebab engkau tidaka akan tahu apa yang akan di berikan oleh hari esok.

Plato

Plato

Plato

• Orang yang ingin bergembira harus menyukai kelelahan akibat bekerja.

• Janganlah engkau berteman dengan orang jahat karena sifatmu akan mencuri sifatnya tanpa engkau sadari.

• Plato berkata ,”Orang yang berilmu mengetahi orang yang bodoh karena dia pernah bodoh,sedangkan orang yang bodoh tidak mengetahui orang yang berilmu karena dia tidak pernah berilmu”.

• Budi pekerti yang tinggi adalah rasa malu terhadap diri sendiri.

• Plato di Tanya ,”Bagaimana caranya agar seseorang biasa hidup dengan tenang?”. Dia menjawab ,” Jika orang itutidak melakukan kejahatanh dan tidak beredihh akan sesuatu yang di alaminya,maka dia tentu akan merasa tenang”.

• Kerendahan seseorang di ketahui melalui dua hal : banyak berbicara tentang hal-hal yang tidak berguna,dan bercerita padahal tidak di tanya.

• Jangan terlalu banyak mengenal orang .sebab, kalian lebih sering di sakiti oleh orang yang kalian kenal,sedangkan orang yang tidak kalian kenal nyaris tidak dapat menyakiti kalian.

• Cint6a adalah gerak jiwa yang kosong tanpa pikiran.

Thales

Thales

Thales

• “orang yang bercita-cita tinggi adalah orang yang menganggap teguran teguran keras baginya lenbut daripada sanjungan merdu dari penjilat yang berlebih-lebihan”

• “apabila kamu menasihati orang yang bersalah maka berlemah lembutlah agar dia tidak merasa di telanjangi”

• “orang yang secara sembunyi-sembunyi melakukan suatu perbuatan yang tidak di llakukan secara terang-terangan,ia tidak berharga di hadapan dirinya”

Socrates

Socrates

Socrates

• Seseorang menampar pipi Socrates,lalu pada bekas tamparan itu Socrates menulis “Seseorang telah menamparku ini balasan dariku”.

• Socrates di cela karena makan terlalu sedikit, maka di menjawab,“aku makan untuk hidup, bukan hidup untuk makan”.

• Socrates di cela karena di tidak banyak bicara, dia menjawab,”Allah Taala telah menciptakan dua telinga dan satu lidah untukku agar aku banyak mendengar daripada berbicara,tetapi kalian lebih banyak bicara daripada mendengar”.

• Setelah berusia tua,Socrates,belajar musik. Lalu ada orang berkata padanya,” apakah engkau tidak malu belajar di usia tua?”. Dia menjawab,” Aku merasa lebih malu menjadi orang yang bodoh di usia tua”.

• Socrates berkata,”Cobalah dulu,baru cerita. Pahamilah dulu,baru menjawab. Pikirlah dulu,baru berkata.Dengarlah dulu,baru beri penilaian .Bekerjalah dulu,baru berharap.

• Socrates berkata ,” kesedihan membuat akal terpana dan tidak berdaya.jika anda tertimpa kesedihan, terimalah dia dengan keteguhan hati dan berdayakanlah akal untuk mencari jalan keluar”.

• Janganlah engaku menceritakan isi jiwamu kepada oarng lain,karena sungguh jelek orang yang menaruh hartanya di rumah dan memerkan isinya.

• Kesejahteraaan memberikan peringatan,sedangkan bencana memberi nasihat.

• Jangan mengomentari kesalahan orang lain, karena orang itu akan mengambil manfaat dari ilmumu lalu di menjadi musuhmu.

Senin, 24 Mei 2010 | By: Togetherness

Butir Kebijakan Mahatma Gandhi


Be Congruent, be Authentic, be Your True Self. 

"Happiness is when what you think, what you say, and what you do are in harmony." - Keselarasan antara apa yang kaupikirkan, apa yang kauucapkan dan apa yang kaulakukan - itulah kebahagiaan.

"Always aim at complete harmony of thought and word and deed. Always aim at purifying your thoughts and everything will be well." - Jadikanlah keselarasan antara pikiran, ucapan, dan tindakan sebagai tujuanmu. Jadikanlah pemurnian pikiran sebagai tujuanmu - maka semuanya akan beres.

Keselarasan adalah Rumusan Utama untuk meraih Kebahagiaan dalam hidup ini. Para teroris boleh bersenang-senang, bahkan menikah dalam penjara untuk memastikan bahwa di surga sana dirinya tidak kesepian..... Tetapi, apakah mereka bahagia? Dan, bila mereka tidak bahagia di sini, maka di sana pun tak ada kebahagiaan bagi mereka.

Pernah saya baca dalam salah satu kitab suci: "Mereka yang di sini buta, di sana pun sama." Mereka yang buta terhadap kesengsaraan sesama manusia, berarti jiwa mereka memang telah buta. Mereka tidak lagi memiliki batin. Nurani mereka sudah mati.

Pikiran kita yang sempit telah merusak keselarasan itu. Sekarang, hidup kita terombang-ambing, dan kita bingung. Kita mencari solusi di luar sana, padahal solusinya ada di dalam sini. Solusinya adalah keselarasan diri. Mulailah dengan menyelaraskan pikiran, ucapan, dan tindakanmu.

Saya menambah satu lagi, yaitu "perasaan"-mu. Karena terbentuknya watak manusia sangat tergantung pada apa yang dirasakannya.

Bahkan, menurut saya "perasaan" berada pada urutan pertama dalam daftar pendek apa saja yang perlu kita awasi dan selaraskan. Perasaan, pikiran, ucapan, dan tindakan atau perbuatan - ketika semuanya itu selaras, maka dengan sendirinya kita menjadi selaras dengan semesta.

Gandhi mengajak kita untuk memperhatikan cara kita berkomunikasi, juga cara orang berkomunikasi. Mereka yang tidak selaras dengan hukum-hukum alam akan selalu berusaha untuk mengaburkan persoalan. Mereka tidak berani menghadapi kenyataan. Mereka tidak berani menyentuh substansi persoalan.

Dikritik, mereka tidak menerima. Perhatikan sepak terjang partai-partai politik yang menggunakan berbagai macam slogan dengan kata-kata besar, seolah mereka berpartai untuk mendengarkan aspirasi rakyat. Padahal, yang mereka maksud adalah "ambisi diri" bukan "aspirasi rakyat". Di kritik sedikit saja, wajah mereka memerah. Dan, bahasa yang mereka gunakan untuk menjawab kritikan sudah tidak sopan lagi. Tanpa menyentuh substansi dari kritikan itu sendiri.


10. Continue to Grow and Evolve.

"Constant development is the law of life, and a man who always tries to maintain his dogmas in order to appear consistent drives himself into a false position." - Perkembangan terus-menerus itulah hukum alam. Seseorang yang ingin bertahan dengan dogma-dogma (lama) untuk menunjukkan konsistensi diri, sesungguhnya berada pada posisi yang salah.

Kenapa? Karena, perubahan adalah hukum alam. Namun, mereka yang fanatik terhadap dogma-dogma, dan tidak memahami nilai-nilai luhur di baliknya - terperangkap oleh ego mereka sendiri. Ego yang ingin membuktikan dirinya konsisten.

Konsistensi dianggap sebagai nilai luhur. Padahal, tidak demikian. Apa yang konsisten di dalam dunia ini? Apa yang konsisten di dalam diri kita. Setiap beberapa tahun, seluruh sel di dalam tubuh kita berubah total.

Dari saman ke zaman, ajaran-ajaran luhur pun perlu dimaknai kembali, dikontekstualkan. Kebiasaan-kebiasaan lama mesti diuji terus apakah masih relevan, masih sesuai dengan perkembangan zaman.

Ah, tapi kita malas. Kita tidak mau berijtihad, tidak mau berupaya. Terima saja apa yang disuapkan kepada kita. Padahal kitab-kitab suci pun melarang kita mengikuti seseorang secara membabi buta, walaupun orang itu rahib dan mengaku sebagai agamawan atau rohaniwan.

Berkembanglah terus-menerus, karena evolusi adalah hukum alam. Dengan berpegang teguh pada konsep-konsep lama, dogma dan doktrin yang barangkali sudah kadaluarsa, maka kita menciptakan konflik di dalam diri.

Saya pernah bertemu dengan seorang diplomat kita di luar negeri. Ia tidak mau berjabat tangan dengan lawan jenis. Bagaimana bila kepala negara di negeri itu kebetulan lawan jenis? Apa yang akan dilakukannya sebagai pejabat? Apakah ia akan menolak uluran tangan seorang kepala negara? Betapa lemahnya syahwat kita bila berjabat tangan saja dapat membakarnya!

Demikian, sepuluh butir kebijakan yang dipetik dari ajaran Mahatma Gandhi. Beliau bukan seorang nabi, bukan wali, bukan avatar, bukan mesias, bukan buddha, bukan apa-apa.... tetapi seorang mahatma, Sang Jiwa Besar..... Kebesarannya diakui oleh seluruh dunia. Hari kelahirannya telah dideklarasikan sebagai Hari Tanpa-Kekerasan Sedunia (International Day of Non-Violence) oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Pada perayaan pertama hari tersebut tahun lalu (2007), Sekjen PBB Ban Ki-moon menyatakan bahwa pesan Mahatma Gandhi semakin relevan. Keterpurukan keadaan dunia saat ini hanya dapat diatasi dengan cara yang digunakan oleh Mahatma - cara Ahimsa, tanpa kekerasan..... Semoga kepercayaan Ban Ki-moon menular kepada kita semua.